Perbaikan Lantai Keramik: Langkah Cepat dan Rapi

Perbaikan Lantai Keramik: Langkah Cepat dan Rapi

Perbaikan Lantai Keramik – Lantai keramik banyak digunakan karena a tampilannya yang elegan dan daya tahan yang baik. Namun, seiring waktu, keramik dapat mengalami kerusakan seperti retak atau pecah akibat berbagai faktor.

Kerusakan ini tidak hanya mengganggu estetika ruangan tetapi juga dapat membahayakan keselamatan penghuni rumah.

Artikel ini akan membahas secara mendalam penyebab kerusakan lantai keramik dan langkah-langkah perbaikan yang cepat dan rapi. Yuk simak!

Penyebab Umum Kerusakan Lantai Keramik

Penyebab Umum Kerusakan Lantai Keramik

Ini dia penyebab umum kerusakan lantai keramik.

1. Tertimpa Benda Berat

Salah satu penyebab paling umum keramik retak atau pecah adalah jatuhnya benda berat, seperti peralatan dapur atau furnitur besar, yang dapat menimbulkan tekanan berlebih pada permukaan keramik.

2. Perubahan Suhu Ekstrim

Keramik rentan terhadap perubahan suhu ekstrem yang terjadi secara mendadak. Material keramik akan memuai saat terkena panas dan menyusut saat terkena suhu dingin, yang dapat menyebabkan retakan pada keramik.

3. Kesalahan Pemasangan

Kesalahan saat pemasangan, seperti beton yang belum kering atau komposisi semen yang tidak tepat, dapat menyebabkan keramik retak seiring waktu.

4. Faktor Lingkungan

Lingkungan sekitar bangunan juga memiliki dampak besar terhadap kondisi lantai keramik. Penurunan dan pergeseran tanah di bawah fondasi bangunan dapat menyebabkan lantai kehilangan kestabilan dan membuat keramik retak hingga pecah.

5. Dekat dengan Sumber Panas

Keramik yang dipasang di dekat sumber panas, seperti kompor atau oven, memiliki risiko lebih besar untuk retak karena panas berlebih dapat merusak lapisan perekat di bawah keramik.

Langkah-Langkah Perbaikan Lantai Keramik

Langkah-Langkah Perbaikan Lantai Keramik

Berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan dalam memperbaiki lantai keramik yang rusak.

1. Identifikasi Kerusakan

Langkah awal adalah mengidentifikasi area keramik yang rusak, apakah hanya retak, pecah, atau sudah lepas dari alasnya. Jika kerusakan hanya pada satu atau dua keramik, perbaikan bisa dilakukan dengan mengganti keramik tersebut. Namun jika kerusakan meluas, mungkin perlu mengganti beberapa keramik sekaligus.

2. Bersihkan Area Kerusakan

Sebelum melepas keramik lama, bersihkan area sekitar dari debu, kotoran, dan sisa nat agar saat dilepas tidak merusak keramik sekitarnya. Gunakan sikat kecil atau kuas untuk membersihkan sela-sela.

3. Lepaskan Keramik yang Rusak

Gunakan alat palu dan pahat kecil untuk melepaskan keramik yang retak atau pecah. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak keramik di sekitar. Pecahkan keramik menjadi bagian kecil agar mudah diangkat dan bersihkan sisa perekat lama.

4. Bersihkan Permukaan Alas

Setelah keramik lama dilepas, bersihkan permukaan alas dari sisa semen atau perekat. Pastikan permukaan rata dan bersih agar keramik pengganti bisa menempel dengan baik.

5. Siapkan Perekat dan Pasang Keramik Baru

Campurkan perekat keramik sesuai petunjuk produk. Oleskan perekat secara merata pada permukaan alas dengan spatula bergerigi. Pasang keramik baru dengan posisi tepat, tekan perlahan agar merekat kuat.

6. Ratakan dan Sesuaikan

Pastikan keramik yang dipasang sejajar dengan keramik di sekitarnya. Gunakan alat pengukur atau waterpass untuk memastikan tidak ada bagian yang lebih tinggi atau rendah agar permukaan lantai tetap rata.

7. Beri Nat pada Sela Keramik

Setelah perekat mengering (biasanya 24 jam), isi sela-sela keramik dengan adukan nat. Ratakan nat dengan menggunakan kape atau alat khusus nat agar rapi dan menutup seluruh celah.

8. Bersihkan Permukaan Keramik

Setelah nat mengering sebagian, bersihkan permukaan keramik dari sisa nat dengan spons basah. Lakukan pembersihan secara hati-hati agar tidak merusak nat yang baru dipasang.

9. Perawatan Setelah Perbaikan

Hindari menginjak lantai keramik yang baru dipasang selama minimal 24 jam agar perekat dan nat benar-benar kering dan kuat. Lakukan pembersihan rutin dengan cairan pembersih yang sesuai agar lantai tetap awet dan rapi.

Tips Pencegahan Kerusakan Lantai Keramik

Tips Pencegahan Kerusakan Lantai Keramik

Simak tips berikut untuk menghindari penecegahan kerusakan di kemudian hari.

1. Gunakan Material Perekat Berkualitas

Salah satu penyebab utama keramik mudah lepas atau retak adalah penggunaan semen atau perekat yang tidak sesuai standar. Pastikan menggunakan perekat khusus keramik yang memiliki daya rekat tinggi dan fleksibel. Produk dengan komposisi polymer dan aditif khusus sangat disarankan untuk daya tahan yang lebih lama.

2. Hindari Beban Berat Berlebih

Meskipun keramik terbuat dari bahan keras, tetap ada batas ketahanan terhadap tekanan. Hindari meletakkan barang-barang berat seperti lemari besi atau peralatan berat secara langsung di atas keramik tanpa bantalan. Gunakan alas karet atau kayu untuk meredam tekanan agar keramik tidak mudah retak.

3. Bersihkan dengan Cairan yang Tepat

Hindari penggunaan cairan pembersih berbahan kimia keras seperti pemutih atau asam kuat yang dapat merusak lapisan permukaan keramik. Gunakan pembersih pH netral dan lap lembut agar kilap keramik tetap terjaga tanpa merusak teksturnya.

4. Lakukan Grouting Secara Berkala

Nat atau sela antar keramik berfungsi penting sebagai peredam getaran dan pelindung dari kelembapan. Jika nat mulai hilang atau retak, segera lakukan perbaikan. Grouting berkala membantu menjaga kekompakan lantai dan mencegah air masuk ke bagian bawah keramik.

5. Hindari Perubahan Suhu Ekstrem Secara Mendadak

Lantai keramik rentan terhadap ekspansi dan kontraksi jika terkena perubahan suhu ekstrem secara tiba-tiba. Misalnya, menyiram air panas langsung ke permukaan lantai yang dingin bisa menyebabkan keramik retak. Gunakan karpet atau matras sebagai pelindung jika area sering mengalami suhu yang berubah drastis.

6. Cegah Kelembapan Berlebih

Pastikan area di bawah lantai tidak lembap atau basah. Kebocoran dari saluran air, rembesan dari tanah, atau drainase buruk bisa menyebabkan keramik menggelembung atau lepas. Periksa secara rutin sumber kelembapan dan pastikan sistem drainase di sekitarnya berfungsi optimal.

Penutup

Perbaikan lantai keramik yang retak atau pecah dapat dilakukan dengan langkah-langkah yang tepat dan alat yang sesuai. Dengan memahami penyebab kerusakan dan menerapkan metode perbaikan yang benar akan dapat mengemablikan keindahan dan keamanan lantai keramik rumah.

Kami melayani jasa bedah rumah baik renovasi maupun perbaikan sesuai dengan kebutuhan kamu. Hubungi WahtsApp di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.

Scroll to Top