Memiliki lantai yang tampak elegan dan tahan lama tentu menjadi impian banyak orang. Salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan menggunakan granit sebagai pelapis lantai. Namun, tidak cukup hanya memilih bahan berkualitas juga perlu tahu bagaimana pasang granit lantai yang rapi dan kuat agar hasilnya maksimal.
Proses pemasangan granit sebenarnya tidak bisa dilakukan sembarangan. Diperlukan teknik yang tepat, mulai dari tahap persiapan permukaan hingga proses perataan dan pengisian nat. Jika dilakukan dengan benar, lantai granit akan terlihat mewah, presisi, serta mampu bertahan dalam jangka waktu panjang.
Artikel ini akan membahas secara lengkap tentang cara memasang granit lantai yang baik, tips agar granit menempel kuat, serta cara merawatnya setelah terpasang. Dengan memahami langkah-langkahnya, Anda bisa mendapatkan hasil lantai granit yang tidak hanya indah, tetapi juga kokoh dan awet.
Bagaimana Pasang Granit Lantai
Berikut langkah pemasangan granit yang dapat menjadi referensi ketika memasang granit agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
1. Persiapan Permukaan Lantai
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menyiapkan permukaan lantai. Pastikan area yang akan dipasang granit benar-benar rata, bersih, dan kering. Permukaan yang tidak rata dapat membuat granit cepat retak dan tidak sejajar. Gunakan waterpass untuk memastikan permukaan lantai datar. Jika ada bagian yang terlalu tinggi atau rendah, ratakan terlebih dahulu dengan adukan semen. Selain itu, bersihkan sisa debu atau minyak agar daya rekat granit menjadi maksimal.
2. Siapkan Campuran Perekat
Langkah berikutnya adalah membuat campuran perekat. Umumnya, digunakan campuran semen dan pasir halus dengan perbandingan 1:3. Tambahkan air secukupnya hingga adonan menjadi lembek, tapi tidak terlalu encer. Sebagai alternatif, Anda juga bisa menggunakan lem keramik khusus granit. Perekat jenis ini memiliki daya rekat lebih kuat dan cocok untuk granit berukuran besar.
3. Tentukan Pola Pemasangan
Sebelum mulai memasang, tentukan pola granit yang akan digunakan. Bisa memasangnya secara lurus, diagonal, atau pola khusus sesuai desain ruangan. Tandai pola tersebut menggunakan benang bangunan agar hasilnya simetris dan rapi. Mulailah pemasangan dari titik tengah ruangan agar hasilnya seimbang di setiap sisi. Teknik ini sering digunakan oleh tukang profesional untuk menjaga estetika ruangan.
4. Proses Pemasangan Granit
Setelah pola siap, aplikasikan adukan semen atau lem granit ke permukaan lantai. Gunakan trowel bergerigi agar adonan tersebar merata.
Letakkan granit secara perlahan di atas adonan sambil ditekan ringan. Gunakan palu karet untuk menyesuaikan tinggi granit agar sejajar satu sama lain. Pastikan jarak antargranit sekitar 2–3 milimeter untuk ruang nat. Setiap kali memasang granit, cek kembali kerataannya menggunakan waterpass. Hal ini penting agar permukaan lantai terlihat halus dan tidak bergelombang.
5. Pengisian Nat
Setelah seluruh granit terpasang dan perekat mulai mengering (sekitar 24 jam), isi celah antargranit dengan semen nat atau nat khusus granit.
Gunakan kape karet untuk meratakan nat, lalu bersihkan sisa nat dengan kain lembap sebelum mengering. Tujuannya agar permukaan granit tetap bersih dan mengilap.
6. Proses Akhir dan Pembersihan
Jika semua granit sudah terpasang dan nat kering sempurna, bersihkan seluruh permukaan menggunakan kain lembut. Hindari menggunakan cairan pembersih yang keras, karena bisa merusak kilau alami granit.
Anda juga bisa menambahkan lapisan pelindung (sealer) untuk menjaga warna dan mencegah noda menempel.
Tips Agar Granit Menempel Kuat dan Tidak Mudah Lepas
Agar granit lantai lebih kuat dan awet, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat proses pemasangan. Pertama, pastikan kondisi dasar lantai dalam keadaan padat dan kering. Lantai yang lembap atau masih baru dicor sebaiknya dibiarkan mengering beberapa hari sebelum pemasangan dilakukan.
Kedua, gunakan perekat khusus granit jika memungkinkan. Perekat ini memiliki daya rekat lebih baik dibandingkan adukan semen biasa. Selain itu, waktu keringnya lebih cepat, sehingga granit lebih cepat menempel kuat di permukaan.
Ketiga, perhatikan arah pemasangan granit. Setiap granit memiliki pola alami, jadi pastikan pemasangannya searah agar tampilan lantai terlihat seragam dan elegan. Hal ini juga membantu mencegah kesalahan posisi saat proses pemasangan berlangsung.
Selanjutnya, gunakan alat bantu waterpass untuk memeriksa kerataan setiap potongan granit. Jika ada bagian yang terlalu tinggi, ketuk perlahan dengan palu karet hingga sejajar. Hindari menekan terlalu keras karena granit bisa retak di bagian pinggir.
Terakhir, lakukan pengisian nat dengan benar setelah granit mengering. Gunakan semen nat berwarna senada agar tampilan lebih rapi. Pastikan celah tertutup sempurna supaya air dan kotoran tidak masuk ke sela-sela granit. Dengan langkah-langkah ini, lantai granit akan menempel kuat dan bertahan dalam jangka waktu lama.
Perawatan Setelah Pemasangan Granit Lantai
Setelah pemasangan selesai, perawatan granit sangat penting agar kilau dan kekuatannya tetap terjaga. Banyak orang mengabaikan tahap ini, padahal perawatan rutin dapat memperpanjang umur lantai granit secara signifikan.
Langkah pertama adalah membersihkan sisa nat atau semen setelah pemasangan. Gunakan kain lembut yang dibasahi air hangat agar tidak menggores permukaan granit. Hindari penggunaan bahan kimia keras yang dapat mengikis lapisan pelindung alami granit.
Langkah berikutnya, lakukan pembersihan rutin setiap hari menggunakan pel lembut dan cairan pembersih khusus granit. Cairan ini dirancang agar tidak merusak permukaan dan tetap menjaga kilau alaminya. Jika granit mulai kusam, Anda bisa melakukan polishing menggunakan cairan poles khusus atau memanggil jasa perawatan profesional.
Selain itu, hindari menyeret benda berat di atas granit. Walaupun granit termasuk kuat, tekanan berat yang tidak merata bisa menyebabkan retak halus di permukaan. Gunakan alas pelindung pada perabot besar seperti meja atau lemari agar tidak meninggalkan bekas goresan.
Sebagai tambahan, Anda bisa mengaplikasikan sealer granit setiap beberapa bulan sekali. Sealer berfungsi melindungi granit dari noda, air, dan kotoran yang sulit dibersihkan. Dengan perawatan sederhana seperti ini, lantai granit akan tetap tampak baru dan berkilau selama bertahun-tahun.
Perawatan granit adalah opsi kedua dari bentuk menjaga granit tetap awet dan tahan lama. Sedangkan opsi pertama yang harus diperhatikan adalah saat pemasangan yang dilakukan oleh jasa profesional, seperti jasa bedah rumah yang sudah terbukti pengalamannya. Pemasangan granit dengan jasa bedah rumah akan memberikan kontribusi besar dari granit yang telah di pasang, karena jasa profesional seperti bedah rumah sudah memiliki ilmu dan teknik dengan jaminan granit yang dipasang akan bagus, presisi dan tanpa kesalagan. Berikut kami mneyediakan jasa bedah rumah untuk membantu kebutuhan rumah anda, Silahkan kontak customer service di bawah ini untuk informasi lebih lanjut.
Kesimpulan
Memahami bagaimana pasang granit lantai dengan benar adalah kunci utama agar hasilnya rapi, kuat, dan tahan lama. Mulai dari persiapan permukaan, penggunaan perekat yang tepat, hingga perawatan rutin, semuanya harus dilakukan secara teliti.
Dengan mengikuti panduan di atas, Anda tidak hanya mendapatkan lantai yang indah, tetapi juga investasi jangka panjang yang menambah nilai estetika dan keawetan rumah. Jadi, pastikan setiap tahap dilakukan dengan hati-hati agar granit lantai Anda selalu tampak sempurna.