Perbaikan Plafon Gypsum – Plafon gypsum telah lama menjadi pilihan populer dalam dunia interior rumah maupun bangunan komersial. Material ini dikenal ringan, mudah dipasang, dan mampu memberikan kesan elegan pada ruangan.
Namun, seiring waktu, plafon gypsum dapat mengalami kerusakan berupa retakan. Retak pada plafon gypsum tidak hanya mengurangi keindahan ruangan, tetapi juga bisa menjadi tanda adanya masalah struktural atau pemasangan yang kurang tepat.
Dalam artikel ini akan membahas mengenai perbaikan plafon gypsum agar kembali rapi. Yuk simak!
Penyebab Plafon Gypsum Retak

Berikut ini adalah beberapa penyebab plafon gypsum retak.
1. Pergerakan Struktur Bangunan
Bangunan yang mengalami penurunan pondasi atau pergeseran struktur bisa membuat plafon gypsum ikut retak. Hal ini biasanya terjadi pada bangunan baru yang masih dalam masa penyusutan tanah.
2. Pemasangan yang Kurang Tepat
Kesalahan dalam pemasangan, seperti penggunaan rangka yang tidak presisi atau sambungan gypsum yang kurang rapat, dapat menyebabkan retakan muncul seiring berjalannya waktu.
3. Perubahan Suhu dan Kelembapan
Gypsum cukup sensitif terhadap perubahan suhu dan kelembapan. Jika plafon sering terkena hawa lembap atau udara panas berlebih, material bisa memuai atau menyusut sehingga timbul retakan.
4. Beban Berlebih
Pemasangan lampu gantung atau peralatan lain yang terlalu berat pada plafon gypsum bisa menimbulkan retak bahkan kerusakan lebih parah.
5. Kualitas Material yang Rendah
Menggunakan gypsum dengan kualitas rendah meningkatkan risiko keretakan karena material lebih rapuh dan kurang tahan lama.
Langkah Perbaikan Plafon Gypsum Retak agar Kembali rapi

Berikut ini beberapa langkah perbaikan plafon gypsum retak agar kembali rapi.
1. Identifikasi Tingkat Kerusakan
Periksa retakan secara detail. Jika hanya berupa retak rambut, cukup dengan dempul dan pengecatan ulang. Namun, untuk retakan besar, perlu bongkar sebagian plafon.
2. Bersihkan Area Retakan
Gunakan pisau scrap untuk membersihkan bagian retakan dari debu, cat lama, atau material yang rapuh. Permukaan yang bersih akan membuat dempul menempel lebih baik.
3. Gunakan Compound atau Dempul Khusus Gypsum
Oleskan compound secara merata pada retakan. Untuk hasil lebih kuat, gunakan kertas joint tape atau fiberglass mesh tape pada sambungan sebelum menutupnya dengan compound.
4. Pengeringan dan Pengamplasan
Biarkan compound mengering sempurna, lalu amplas dengan halus agar permukaan rata. Proses ini penting untuk menghasilkan finishing yang rapi.
5. Pengecatan Ulang
Setelah permukaan rata, lakukan pengecatan ulang dengan warna yang sama agar plafon terlihat mulus tanpa bekas perbaikan.
6. Perbaikan Besar (Jika Diperlukan)
Jika retakan terlalu besar atau plafon sudah rapuh, bagian tersebut sebaiknya diganti dengan papan gypsum baru. Pastikan rangka penopang juga diperiksa dan diperbaiki bila ada kerusakan.
Tips Agar Plafon Gypsum Tidak Mudah Retak

Simak tips berikut ini untuk memastikan plafon gypsum tidak mudah retak.
1. Gunakan Material Berkualitas
Pilih papan gypsum dan rangka penopang dari bahan yang kuat serta tahan lama, misalnya rangka baja ringan dengan kualitas standar SNI. Material berkualitas akan membuat plafon lebih kokoh dan tidak mudah rusak dalam jangka panjang.
2. Perhatikan Proses Pemasangan
Pemasangan harus dilakukan dengan teknik yang benar, termasuk jarak sekrup yang sesuai, sambungan rapat, dan penggunaan compound yang cukup. Dengan pemasangan yang tepat, plafon akan lebih rapi dan minim risiko retak di kemudian hari.
3. Kontrol Kelembapan Ruangan
Pastikan ventilasi ruangan baik untuk menghindari kelembapan berlebih. Gunakan cat anti-lembap atau lapisan pelindung jika perlu. Kelembapan yang terkontrol akan menjaga plafon tetap kering dan bebas jamur.
4. Hindari Beban Berlebih di Plafon
Jika ingin memasang lampu gantung atau peralatan lain, pastikan beban ditopang oleh rangka, bukan hanya papan gypsum. Hal ini penting agar plafon tidak melengkung atau mengalami kerusakan struktural.
5. Inspeksi Berkala
Lakukan pemeriksaan plafon setiap beberapa bulan untuk mendeteksi retakan kecil sebelum berkembang menjadi kerusakan besar. Inspeksi rutin juga membantu memperpanjang umur plafon dan mengurangi biaya perbaikan besar.
Kapan Perlu Memanggil Profesional?
Tidak semua kerusakan plafon bisa ditangani sendiri. Beberapa kondisi yang memerlukan bantuan profesional antara lain:
-
Retakan besar yang menyebar di banyak titik.
-
Plafon gypsum sudah rapuh dan berisiko roboh.
-
Retakan disebabkan masalah struktural bangunan.
-
Membutuhkan finishing rapi untuk keperluan estetika tinggi.
Profesional tidak hanya memperbaiki retakan, tetapi juga bisa memberikan solusi pencegahan jangka panjang.
Penutup
Perbaikan plafon gypsum retak tidak hanya penting untuk menjaga estetika, tetapi juga untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penghuni. Dengan memahami penyebab retakan, jenis kerusakan, serta cara perbaikannya, setiap orang bisa mengambil langkah tepat untuk membuat plafon kembali rapi.
Jika membutuhkan tenaga profesional kami menyediakan jasa bedah rumah yang membantu segala kebutuhan renovasi dan perbaikan konstuksi kamu termasuk perbaikan plafon gypsum. Hubungi kami melalui WhatsApp ini untuk informasi lebih lanjut.



