Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos yang Menawan

Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos yang Menawan

Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos – Membangun hunian dengan karakter visual yang kuat sering kali menjadi dambaan setiap pemilik rumah di era modern seperti ini.

Salah satu pilihan yang kembali populer adalah penggunaan material tanah liat tanpa lapisan semen atau plesteran luar. Adanya konsep desain eksterior rumah bata ekspos mampu menciptakan kesan hunian yang hangat.

Material bata sendiri mampu memberikan tekstur yang unik serta nuansa pedesaan mewah bagi bangunan untuk hunian. Keunikan dari bata tanpa plester terletak pada gradasi warna merah dan cokelat yang autentik.

Bahan baku tersebut terkenal punya ketahanan baik terhadap berbagai cuaca. Melalui artikel kali ini menjelaskan desain luar hunian yang pakai bata ekspos. Oleh karena itu, untuk lebih jelasnya simak artikel berikut ini.

Berbagai Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos

Berbagai Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos

Menciptakan tampilan luar hunian berkarakter memerlukan pemilihan material yang memiliki tekstur kuat dan warna tidak lekang oleh waktu. Bata merah tanpa lapisan plesteran menjadi jawaban bagi pemilik hunian yang menginginkan kesan jujur, hangat, sekaligus artistik.

Berikut ini ada berbagai desain eksterior hunian bata ekspos yang bisa menjadi acuan tersendiri yaitu:

1. Desain Industrial yang Maskulin

Gaya ini menonjolkan kesan pabrik tua dengan memadukan dinding bata merah asli bersama rangka besi hitam yang tegas. Jadi, tampilan hunian akan terlihat sangat modern sekaligus memiliki jiwa yang kuat melalui penggunaan materialnya.

2. Desain Rustik yang Hangat

Desain rustik mengutamakan tekstur bata yang tidak rata dan sedikit kasar untuk menciptakan nuansa pedesaan tenang. Perpaduan antara bata ekspos dengan aksen kayu tua akan membuat fasad terasa “homey”.

3. Desain Minimalis Kontemporer

Bisa menggunakan bata ekspos hanya pada satu bidang dinding sebagai focal point untuk memecah kebosanan dinding putih minimalis. Oleh karena itu, rumah tetap terlihat sederhana namun memiliki detail tekstur menarik saat memandangnya dari kejauhan.

4. Desain Klasik Kolonial

Susunan bata yang rapi dengan tambahan jendela besar melengkung akan membawa kesan kemewahan bangunan masa lampau. Warna bata yang stabil akan memberikan kesan wibawa dan kestabilan pada struktur bangunan rumahnya secara elegan.

5. Desain Skandinavia Berwarna Putih (Whitewashed)

Bisa memberikan sapuan cat putih tipis pada permukaan bata untuk mendapatkan kesan cerah namun tekstur bata tetap terlihat jelas. Rumah akan terasa lapang dan memberikan nuansa khas Eropa Utara yang bersih dan estetik.

6. Desain Tropis Modern

Bata ekspos sangat serasi jika memadukannya dengan banyak bukaan jendela serta atap lebar khas rumah-rumah pada wilayah tropis. Jadi, dinding bata tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pelindung namun juga membantu mendinginkan suhu dalam ruangan secara alami.

7. Desain Bata Ekspos Pola Geometris

Gunakan teknik pemasangan bata dengan pola zig-zag atau menonjol keluar untuk menciptakan dimensi visual unik dan dinamis. Permainan bayangan yang dihasilkan oleh matahari akan membuat dinding luar rumah terlihat seperti karya seni.

8. Mediterania yang Eksotis

Perpaduan bata warna terakota dengan lantai batu alam akan menciptakan suasana hunian musim panas yang menyenangkan dan ceria. Akhirnya, eksterior rumah Anda akan memiliki daya tarik yang sangat sangat berbeda serta terlihat sangat sangat mewah bagi siapa pun harian.

Tips Membuat Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos Menawan

Tips Membuat Desain Eksterior Rumah Bata Ekspos Menawan

Mendapatkan tampilan fasad yang sempurna memerlukan perhatian mendetail pada setiap tahap pengerjaan agar material ini memancarkan pesona alaminya secara maksimal. Nah, inilah beberapa tips dalam membuat desain eksterior hunian bata ekspos yang menawan yaitu:

1. Memilih Jenis Bata Hias Khusus Ekspos

Tips pertama adalah memastikan untuk menggunakan bata hias atau pres yang memang desainnya khusus untuk tidak tertutup oleh plesteran semen. Jenis ini memiliki pori-pori yang rapat dan tekstur permukaan lebih halus dibandingkan bata merah bangunan biasa.

2. Memastikan Konsistensi Ukuran dan Bentuk

Pilihlah bata yang memiliki dimensi panjang, lebar, dan tebal yang benar-benar seragam agar pola susunannya terlihat simetris. Perbedaan ukuran meski hanya beberapa milimeter bisa menyebabkan garis nat menjadi miring dan merusak keindahan keseluruhan dari fasad.

3. Mengatur Kerapian Lebar Nat (Spasi)

Gunakanlah alat bantu seperti kayu tipis atau besi beton kecil untuk menjaga jarak antar bata tetap konsisten secara horizontal maupun vertikal. Jarak nat yang seragam akan menciptakan pola kotak-kotak yang indah serta memberikan kesan keteraturan pada desainnya.

4. Memilih Warna Semen Pengisi yang Sesuai

Tentukan apakah ingin menggunakan semen berwarna senada dengan bata atau warna kontras seperti putih atau abu-abu tua. Pemilihan warna nat ini akan sangat memengaruhi suasana atau mood yang ingin menampilkannya.

5. Membersihkan Sisa Semen Secara Langsung

Segera bersihkan sisa-sisa adukan semen yang menempel pada permukaan bata sebelum semen tersebut mengering dan menjadi noda permanen yang sulit hilang.

Pastikan tukang selalu menyiapkan spons basah untuk membersihkan setiap jengkal permukaan bata setelah proses pemasangan selesai.

6. Memperhatikan Pola Susunan Bata (Bonding Pattern)

Pilihlah pola susunan yang unik seperti pola herringbone, stretcher, atau flemish bond untuk menambah dimensi artistik pada dinding luar rumah. Permainan pola ini akan menjadi pusat perhatian bagi siapa pun yang melewati depan rumah tinggal.

7. Mengintegrasikan Elemen Pencahayaan yang Tepat

Pasanglah lampu dinding dengan sorotan cahaya mengarah ke atas atau ke bawah guna menonjolkan tekstur kasar dari material bata ekspos. Cahaya lampu yang jatuh pada permukaan tidak rata akan menciptakan efek bayangan dramatis yang membuat rumah terlihat mewah.

8. Memberikan Lapisan Pelindung (Coating) Secara Merata

Aplikasikan cairan coating khusus batu alam atau bata setelah seluruh pengerjaan dinding selesai dan permukaan sudah benar-benar dalam kondisi kering. Coating berfungsi untuk mengunci warna asli bata agar tidak pudar serta mencegah air hujan meresap.

Teknik Coating Bata Ekspos agar Tidak Lumutan dan Tetap Mengkilap

Teknik Coating Bata Ekspos agar Tidak Lumutan dan Tetap Mengkilap

Melindungi permukaan dinding dari pengaruh cuaca merupakan tahap akhir yang sangat penting dalam menjaga keindahan fasad rumah agar tetap terlihat bersih dan berwibawa sepanjang waktu.

Sebagai material yang memiliki pori-pori cukup besar, bata tanah liat rentan menyerap kelembapan yang bisa memicu pertumbuhan jamur dan spora lumut hijau. Berikut ini ada beberapa teknik coating bata ekspos agar tidak mudah lumutan dan tetap mengkilap yaitu:

1. Memastikan Permukaan Bata Benar-Benar Kering

Teknik pertama adalah melakukan proses pelapisan hanya saat kondisi cuaca sedang terik dan permukaan bata sudah tidak mengandung air. Kelembapan yang terjebak dalam pori-pori saat proses coating akan menyebabkan munculnya bercak putih atau lapisan pelindung mengelupas.

2. Membersihkan Debu dan Sisa Semen Secara Detail

Gunakan sikat kawat halus atau kuas bersih untuk menghilangkan seluruh partikel debu serta sisa adukan semen yang masih menempel pada permukaan bata.

3. Memilih Jenis Coating yang Bersifat Water Repellent

Gunakanlah bahan pelapis khusus yang memiliki sifat menolak air (water repellent) agar tetesan hujan langsung jatuh tanpa terserap ke dalam dinding. Material pelindung akan menciptakan lapisan kedap air yang kuat namun tetap membiarkan dinding “bernapas” melalui pori-pori.

4. Menggunakan Alat Semprot (Spray) untuk Hasil Merata

Sangat menjadi saran menggunakan alat semprot tekanan rendah daripada kuas agar cairan pelapis bisa menjangkau seluruh celah sempit antara nat bata.

5. Aplikasi Minimal 2 Lapis (Double Coating)

Lakukan pengulangan proses pelapisan setelah lapisan pertama sudah benar-benar kering secara merata. Lapisan pertama berfungsi menutup pori-pori besar, sedangkan lapisan kedua berfungsi memperkuat perlindungan dan memberikan kilau mengkilap.

6. Memilih Tingkat Kilap (Gloss Finish) yang Tepat

Jika menginginkan tampilan yang selalu terlihat baru dan mewah, pilihlah jenis coating dengan hasil akhir high gloss. Lapisan mengkilap ini tidak hanya mempercantik tampilan tetapi juga membuat permukaan dinding menjadi licin.

7. Melindungi Area Nat Secara Menyeluruh

Pastikan seluruh bagian semen pengisi nat juga terkena cairan pelapis secara merata tanpa ada bagian yang terlewatkan sedikit pun. Area nat sering kali menjadi titik awal munculnya jamur karena tekstur semen yang lebih kasar daripada permukaan bata.

8. Melakukan Pelapisan Ulang Secara Rutin

Lakukanlah perawatan atau pelapisan ulang setiap 2 hingga 3 tahun sekali tergantung pada tingkat paparan cuaca pada lokasi tersebut. Perawatan yang rutin akan menjaga keindahan rumah agar tetap terlihat menawan.

Ingin memasang desain eksterior rumah bata ekspos yang tepat dan menawan? Lebih baik panggil saja tukang profesional yang mampu melakukannya dengan maksimal.

Untuk informasi mengenai jasa bedah rumah yang kami tawarkan, bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.

Penutup

Jadi sekian dulu penjelasan mengenai desain eksterior rumah bata ekspos. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan inspirasi tersendiri.

Scroll to Top