Tips Dekor Apartemen Sempit agar Tidak Sumpek

Tips Dekor Apartemen Sempit agar Tidak Sumpek

Tips Dekor Apartemen Sempit – Punya tempat tinggal pada tengah kota sering kali memaksa siapa saja untuk tinggal di ruangan yang ukurannya terbatas. Meskipun mungil, apartemen sebenarnya bisa menjadi tempat tinggal yang sangat nyaman jika tahu trik penataannya.

Paham tentang berbagai tips dekor apartemen sempit sangat penting agar suasana tempat tinggal tidak terasa menyesakkan. Sentuhan dekorasi yang tepat mampu mengubah kesan ruangan suram menjadi area yang terasa luas. 

Ruang yang terbatas bukan berarti tidak bisa berkreasi dengan gaya interior favorit seperti minimalis atau industrial. Penataan yang berantakan sering kali menjadi penyebab utama mengapa apartemen tipe studio terasa sumpek.

Melalui artikel kali ini menjelaskan berbagai tips dekorasi apartemen yang sempit. Jadi, untuk lebih lengkapnya simak artikel berikut.

Tips Dekor Mudah Apartemen Sempit Agar Tidak Sumpek

Tips Dekor Mudah Apartemen Sempit Agar Tidak Sumpek

Menata hunian dengan luas terbatas memerlukan strategi visual yang cerdas agar setiap sudut ruangan tidak hanya berfungsi secara maksimal, tetapi juga memberikan kenyamanam tersendiri.

Apartemen yang mungil sering kali terjebak dalam kesan pengap jika sembarangan meletakkan perabotan tanpa mempertimbangkan alur gerak. Berikut ini ada beberapa tips dekor mudah apartemen sempit agar tidak sumpek yaitu:

1. Dominasi Warna Netral dan Cerah pada Dinding

Tips pertama adalah menggunakan palet warna terang seperti putih, krem, atau abu-abu muda untuk memberikan kesan luas. Warna cerah memiliki kemampuan memantulkan cahaya matahari ke seluruh ruangan sehingga batas-batas dinding menjadi tampak samar.

2. Pemanfaatan Cermin Besar sebagai Manipulasi Visual

Pasanglah cermin berukuran besar atau dinding cermin pada area ruang tamu untuk menciptakan ilusi kedalaman ruang. Pantulan dari cermin tidak hanya menggandakan cahaya yang masuk, tetapi juga membuat mata melihat ruang tambahan.

3. Maksimalkan Penggunaan Furnitur Berkaki Ramping

Pilihlah sofa, meja, atau kursi yang memiliki kaki ramping dan tinggi sehingga area lantai pada bawahnya tetap terlihat. Perabotan yang menempel langsung ke lantai tanpa celah akan membuat pandangan mata terhenti dan ruangan terasa penuh.

4. Gunakan Rak Vertikal Hingga Langit-Langit

Alihkan penyimpanan barang dari lemari besar yang memakan ruang lantai, ke rak dinding yang menjulang hingga ke plafon. Memanfaatkan area vertikal akan membantu menyimpan banyak barang tanpa mempersempit jalur aktivitas geraknya.

5. Pilih Gorden Tipis dan Transparan

Gunakanlah gorden berbahan tipis atau sheer agar cahaya alami dari jendela tetap bisa masuk ke dalam ruangan. Cahaya matahari adalah elemen alami paling penting untuk menghilangkan kesan sumpek dan lembap pada apartemen terbatas.

6. Terapkan Konsep Pencahayaan Berlapis (Layered Lighting)

Jangan hanya mengandalkan satu lampu plafon, tetapi tambahkan lampu meja atau lampu sorot pada sudut-sudut ruangan. Pencahayaan merata ke seluruh titik akan menghilangkan bayangan gelap yang biasanya membuat ruangan terasa lebih kecil dari aslinya.

7. Batasi Jumlah Pajangan dan Aksesori

Hindari meletakkan terlalu banyak pernak-pernik kecil pada atas meja karena akan menciptakan kesan visual yang sangat berantakan. Pilihlah 1 atau 2 benda dekoratif berukuran sedang yang mencolok sebagai pusat perhatian.

8. Gunakan Sekat Ruangan yang Bersifat Semi Transparan

Jika memerlukan pembatas antara ruang tidur dan ruang tamu, gunakanlah tirai tipis atau rak buku tanpa penutup belakang. Penggunaan sekat besar seperti tembok atau kayu tebal akan memutus aliran pandangan dan membuat apartemen terasa sempit.

Rekomendasi Perabotan Apartemen yang Cocok untuk Ruang Sempit

Rekomendasi Perabotan Apartemen yang Cocok untuk Ruang Sempit

Pemilihan perabotan yang cerdas merupakan fondasi utama dalam menata tempat tinggal mungil agar tetap fungsional tanpa mengorbankan ruang gerak penghuninya.

Kesalahan dalam memilih ukuran dan model furnitur justru menjadi penyebab utama mengapa apartemen terasa menyesakkan. Berikut ini ada beberapa rekomendasi perabotan apartemen yang cocok untuk ruang sempit yaitu:

1. Sofa Bed atau Multifungsi

Rekomendasi pertama adalah menggunakan sofa bed yang bisa mengubahnya menjadi tempat tidur nyaman saat malam hari tiba. Perabotan ini sangat berguna bagi apartemen tipe studio agar tidak perlu membeli ranjang besar.

2. Meja Makan Model Lipat

Pilihlah meja makan yang sisi-sisinya bisa melipatnya atau meja yang bisa menempelkannya ke dinding saat sedang tidak digunakan. Meja jenis ini memberikan fleksibilitas tinggi karena area makan hanya akan memakan tempat saat jam makan saja.

3. Ranjang dengan Laci Penyimpanan Bersamaan

Gunakanlah tempat tidur yang memiliki ruang penyimpanan rahasia pada bagian bawahnya berupa laci-laci besar kokoh. Bisa menyimpan seprai, selimut, sampai pakaian tanpa perlu menambah lemari baru.

4. Kursi dan Meja Berbahan Transparan

Furnitur berbahan akrilik bening adalah pilihan jenius karena tidak menghalangi pandangan mata saat melihat ke seluruh sudut ruangan. Secara visual, perabotan ini seolah-olah tidak ada pada ruangan sehingga memberikan kesan bahwa lantai tetap lapang.

5. Lemari Pakaian dengan Pintu Geser

Pilihlah lemari yang menggunakan sistem pintu geser untuk menghindari kebutuhan ruang kosong depan lemari saat sedang membukanya. Lemari dengan pintu biasa memerlukan area sirkulasi yang cukup lebar agar pintu tidak menabrak kasur atau dinding ruangan.

6. Rak Dinding Ambalan (Floating Shelves)

Pasanglah rak gantung tanpa penyangga terlihat untuk menyimpan buku atau koleksi pajangan daripada menggunakan rak buku besar. Rak ambalan memanfaatkan area vertikal yang sering kali terabaikan sehingga lantai apartemen tetap bersih dan lega.

7. Meja Tamu Model “Nesting Tables”

Gunakan set meja tamu yang terdiri dari 2 atau 3 ukuran berbeda yang bisa menumpuknya menjadi 1. Saat ada tamu berkunjung, maka bisa mengeluarkan meja kecilnya untuk menyediakan tempat meletakkan minuman tambahan.

Tips Renovasi Apartemen Sempit dengan Aman

Tips Renovasi Apartemen Sempit dengan Aman

Melakukan renovasi pada hunian vertikal dengan luas terbatas memerlukan perencanaan teknis dan koordinasi yang jauh lebih ketat dibandingkan rumah tapak.

Ruang gerak yang sempit dan keterikatan struktur antar unit menuntut untuk sangat waspada terhadap setiap perubahan yang melakukannya agar tidak merugikan penghuni lain. Berikut ini beberapa tips renovasi apartemen yang sempit tapi aman yaitu:

1. Memahami Aturan dan Izin Pengelola Gedung

Langkah paling pertama adalah berkonsultasi dengan Building Management untuk mengetahui bagian mana yang boleh mengubahnya dan yang dilarang.

2. Menghindari Pembongkaran Dinding Penahan Beban

Jangan pernah mencoba meruntuhkan dinding tanpa mengetahui apakah tembok tersebut berfungsi menyangga struktur lantai pada atasnya. Di apartemen sempit, sering kali dinding beton adalah bagian dari struktur utama yang sangat penting bagi kestabilan gedung.

3. Memetakan Jalur Instalasi Listrik dan Pipa

Mintalah denah instalasi kabel dan pipa air kepada pihak pengelola agar tidak sembarangan melubangi dindingnya. Mengenai kabel yang tertanam, pengeboran yang salah bisa memicu hubungan arus pendek berbahaya.

4. Memilih Material Bangunan yang Ringan

Pilihlah material seperti drywall atau kayu olahan untuk membuat partisi baru agar beban lantai tidak bertambah secara signifikan. Beban material yang terlalu berat pada area sempit bisa memengaruhi kekuatan lantai beton apartemen dalam jangka panjang.

5. Mengatur Sistem Ventilasi Udara Selama Renovasi

Pastikan sirkulasi udara dalam unit tetap terjaga dengan sangat baik saat proses pengecatan atau penggunaan bahan kimia. Gunakanlah kipas angin tambahan atau masker pelindung agar kesehatan para pekerja dan penghuni tetap terjamin.

6. Menggunakan Jasa Kontraktor yang Berpengalaman

Pilihlah tenaga ahli yang sudah sering mengerjakan proyek renovasi interior pada gedung bertingkat atau apartemen. Tukang yang berpengalaman akan sangat memahami cara meminimalisir debu serta suara bising agar tidak mendapat protes dari penghuni sebelah.

7. Melakukan Proteksi pada Area Koridor Gedung

Pastikan jalur masuk dan koridor depan unit apartemen sudah terlapisi pelindung agar tidak rusak saat proses pemindahan material. Kerusakan pada fasilitas umum gedung bisa menyebabkan dikenakan denda yang sangat mahal oleh pihak pengelola.

8. Memeriksa Sistem Pemadam Kebakaran (Sprinkler)

Jangan menutupi atau memindahkan posisi sensor panas dan sprinkler air yang sudah terpasang pada langit-langit apartemen. Sistem keamanan ini sangat penting untuk melindungi dari risiko kebakaran yang bisa terjadi kapan saja.

Untuk membantu dekorasi apartemen lebih maksimal meskipun areanya sempit, maka panggil saja tukang profesional yang mampu membedah apartemen dengan maksimal.

Informasi mengenai jasa bedah rumah yang kami tawarkan, bisa langsung hubungi Whatsapp yang tertera berikut ini.

Penutup

Jadi sekian dulu penjelasan tentang berbagai tips dekor apartemen yang sempit agar terasa luas. Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan inspirasi tersendiri.

Scroll to Top